LINTAS NUSANTARA NEWS  

LINTAS NUSANTARA NEWS  

Menu

Mall Pelayanan Publik (MPP) Dihadiri PLT Walikota Cimahi " Ngatiyana " 

Cimahi, Lintas Nusantara News 

Pemerintahan Kota Cimahi melaksanakan syukuran atas selesainya pembangunan Mall Pelayanan Publik (MPP) di Jalan Haruman Kota Cimahi, Rabu (15/6/2022).

Acara syukuran tersebut dihadiri Pelaksana Tugas (Plt) Walikota Cimahi Ngatiyana, Sekda Kota Cimahi Dikdik Suratno Nugrahawan, Asisten 1 Bagian Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Maria Fitriana, Asisten II Bagian Pembangunan dan Perekonomian Achmad Nuryana, Asisten III Administrasi Umum (Asminum) Tata Wikanta, Kepala BPMPTSP Kota Cimahi Hela Haerani, Asisten Deputy Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Refofmasi Birokrasi (Menpan-RB) Aris Samson, Forkopimda, Ketua DPRD Kota Cimahi H. Ahmad Zulkarnain, Sekwan DPRD Kota Cimahi Totong Solehudin dan para SKPD Kota Cimahi.

Menurut Ngatiyana, rencana yang akan mengisi MPP ini sebanyak 22 instansi vertikal, 

"Salah satunya adalan kantor transmigrasi, yang biasanya masyarakat akan membuat paspor tidak lagi perlu ke Bandung, fasilitas di Mall Pelayanan Publik sudah tersedia," ujar Ngatiyana.

Namun Ngatiyana juga mengakui bahwa pembangunan MPP tersebut belum 100 persen,"Seperti jaringan internet yang belum terkoneksifitas di MPP tersebut," katanya.

Ngatiyana juga menambahkan, rencana grand launching MPP siap di operasikan pada akhir bulan Desember 2022.

Begitu pula, menurut Asisten Deputy Menteri Menpan-RB, Aris Samson, bahwa di seluruh Indonesia Mall Pelayanan Publik baru berdiri sebanyak 58 MPP,

"Saya pertama-tama memberikan apresiasi terhadap Walikota Cimahi Bapak Ngatiyana, dan Kepala Dinas DPMPTSP Ibu Hela dan Pak Sekda Pak Dikdik, yang sudah memprakarsai hingga terbentuknya Mall Pelayanan Publik," ujar Aris.

Aris juga mengakui dengan adanya Mall Pelayanan Publik tersebut bukan hanya keinginan dari pihak Pemerintahan Kota Cimahi saja, tapi pembangunan ini merupakan keinginan pula dari jajaran Menpan RB juga,

"Kami menginginkan di tiap-tiap Kabupaten Kota itu ada memiliki Mall Pelayanan Publik, untuk memudahkan pelayanannya kepada masyarakat," tukasnya.

Jadi dengan adanya Mall Pelayanan Publik itu, buat masyarakat tidak perlu kemana-mana semua satu atap, "Misalkan masyarakat ingin mengurus pajak STNK, ternyata mereka KTPnya sudah habis, maka mereka bisa langsung untuk memperpanjang di Mall Pelayanan Publik," imbuh Aris.

Jadi, lanjut Aris, bahwa Mall Pelayanan Publik tersebut bisa untuk memanjakan masyarakat,

"Sehingga membikin masyarakat itu berbahagia, dan kepuasan, dengan adanya kepuasan masyarakat, hal itu yang diinginkan oleh kami dan kawan pemerintahan Kota Cimahi," terangnya.

Dilihat oleh Aris bahwa MPP Cimahi sangat cukup besar dan luas, "Sehingga cukup menampung seluruh unsur -unsur yang akan bergabung di MPP ini, fasilitasnya sudah bagus, tinggal nanti saya akan berkoodinasi dengan teman-teman bagaimana menciptakan sistem yang terintegrasi, jadi masyarakat yang datang kesini walaupun mereka memakai online tapi mereka dapat terlayani dengan cepat," bebernya.

Bahkan rencananya pada tanggal 28 Juni 2022, sambung Aris kembali bahwa Wakil Presiden ingin melakukan Launcing bersama,

"Untuk bikin kesepakatan bagaimana MPP ini bisa dibentuk di seluruh Indonesia, pada tanggal 28, 17 provinsi akan menandatangani bersama, bila ada yang terhambat atau apapun maka kita akan bantu solusinya, juga pada bulan Mei sudah terbentuk 58 MPP di seluruh Indonesia," tutupnya .

(Anas)

Kepala BPKAD ; PDAM Tirta Raharja akan Diserahkan ke Pemkot Cimahi

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Cimahi, dr Chanifah Listyarini.
Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Cimahi, dr Chanifah Listyarini.

Cimahi,Lintas Nusantara News 

Berdasarkan pertemuan Plt Walikota Cimahi, Ngatiyana dan Bupati Kabupaten Bandung H Dadang Supriatna, rencananya PDAM Tirta Raharja milik Pemerintahan Daerah (Pemda) Kabupaten Bandung akan diserahkan ke Kota Cimahi.

Hal itu dibenarkan oleh Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Cimahi dr Chanifah Lityarini yang akrab di panggil Rini.

Menurut Rini, pihaknya mendapatkan informasi dari Plt Walikota Cimahi Ngatiyana yang telah bertemu dengan Bupati Bandung Dadang Supriatna, untuk membahas penyerahan aset PDAM dari Pemkab Bandung kepada Pemkot Cimahi.

“Kami sangat menyambut baik akan informasi tersebut, tetapi prosedurnya tetap harus ditempuh melalui sejumlah prosedur terkait dengan serah terima aset dari kabupaten induk tersebut,” kata Rini. Selasa (14/6/2022).

Bahkan, kata Rini, dalam penyerahan aset PDAM tersebut prosesnya akan memerlukan waktu yang agak panjang, dan harus melalui mekanisme berbagai tahapan, serta melibatkan pihak DPRD Kabupaten Bandung. Sebab, persetujuannya akan dilakukan melalui sidang paripurna DPRD Kabupaten Bandung.

“Pemkot Cimahi sudah siap seandainya aset tersebut secara legal aspeknya diserahkan kepada kami, hal tersebut akan diterima dengan tangan terbuka, dan kami sudah ada UPT Air minum, dengan nantinya UPT air minum secara paralel sudah melakukan kajian, mudah-mudahan naik menjadi Perusahaan Daerah Sir Minum,” terang Rini.

Pada prinsipnya sambung Rini kembali, Pemkot Cimahi sudah menyampaikan permohonan tersebut kepada Pemkab Bandung belum lama ini.

Hal yang sama diungkapkan oleh Asisten II Bagian Pembangunan dan Perekonomian Kota Cimahi, Achmad Nuryana, Plt Walikota Cimahi Ngatiyana mengajukan permohonan kepada Bupati Bandung H. Dadang Supriatna, maupun Gubernur, "Untuk difasilitasi oleh Gubernur melakukan proses serah terima lahan PDAM yang sedang di tindak lanjuti oleh Plt Walikota Pak Ngatiyana juga sudah mengajukan kembali," Jelas Achmad.

Bahkan informasinya bahwa, sambung Achmad, sudah ada niatan dari pihak Bupati Kabupaten Bandung H.Dadang Supriatna, 

"Bahwa informasinya bisa di proses, sekarang tinggal pihak pengelolanya, karena itukan kebijakan bagaimana teknis dari pihak Kabupaten Bandung, dan kamipun sedang menunggu prosesnya sekarang," terang Achmad. 

(Anas)

Pendaftaran PPDB Kota Cimahi Dibuka Dua Tahap, Kadisdik Angkat Bicara

Kadisdik Kota Cimahi Harjono, PPDB Sekolah Di Kota Cimahi Mulai Dibuka Pendaftarannya hari Senin tanggal (13/6/2022)
Kadisdik Kota Cimahi Harjono, PPDB Sekolah Di Kota Cimahi Mulai Dibuka Pendaftarannya hari Senin tanggal (13/6/2022)

Cimahi,Lintas Nusantara News

Pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Ajaran 2022/2023 di Kota Cimahi mulai dibuka, Senin 13 Januari 2022.

Seperti yang diungkapkan oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Cimahi Harjono, saat dikonfirmasi di ruang kerjanya Selasa (14/6/2022).

Menurut Harjono, Pendaftaran PPDB tahun ini dibuka dua tahap, pada pekan ini khusus untuk jalur afirmasi, prestasi dan perpindahan tugas orang tua/wali sampai 15 Juni dan pengumuman kelulusan PPDB tanggal 18 Juni 2022. Sedangkan PPDB tahap kedua yaitu tanggal 27 Juni untuk jalur zonasi.

Secara prinsip PPDB tahun ini tidak ada yang berubah dengan tahun lalu. Hanya saja Surat Keputusan Walikota tentang petunjuk teknis (juknis) yang berubah.

"Nah untuk tanggal, itu menyesuaikan hari Senin, bahkan Kota/kabupaten lain ada yang baru mulai minggu berikutnya, kita kan dimulai dari tanggal 13 Juni, tapi ada juga daerah lain yang dimulai 26 Juni, kita (PPDB) dua tahap," terangnya.

Harjono menerangkan, orangtua yang mendaftar melalui jalur afirmasi bagi warga tidak mampu di himbau untuk menyertakan kepemilikan DTKS, KIP, KIS dan lain-lain yang terkait dengan pengakuan negara terhadap warga secara ekonomi tidak mampu.

Harjonopun melanjutkan, tidak semua SMP bisa menerima siswa yang tinggal di wilayah perbatasan, hanya sekolah-sekolah tertentu yang di tetapkan dengan Keputusan Walikota bisa menerima.

"Karena sekolah-sekolahnya berada di wilayah perbatasan daerah lain. Tapi sekolah yang di wilayah tengah, itu bukan sekolah di perbatasan. Silahkan warga luar mendaftar," ujarnya.

Akan tetapi, bagi calon siswa yang mempunyai prestasi dapat mendaftar meskipun tinggalnya di luar Cimahi, yaitu bisa menggunakan jalur prestasi akademik kalau sekolah (SD) di Cimahi.

"Asal SD-nya di Cimahi, tinggalnya diluar, artinya nilai rapotnya kan Cimahi bisa mengikuti jalur prestasi. Kedua, anak asal Cimahi, KK Cimahi tapi sekolah diluar Cimahi, punya prestasi akademik, boleh ikut jalur prestasi," jelasnya.

Diakuinya, sekolah-sekolah favorit di Cimahi menjadi incaran warga wilayah perbatasan karena jarak antara rumah ke sekolah lebih dekat dan memiliki kualitas pendidikan yang lebih baik.

"Sekarang memang susah, hampir semua mau masuk sekolah favorit Cimahi, karena kan orang Cimahi juga pengen sekolah disitu, orang Cimahi teriak jangan berikan untuk orang luar makanya dibatasi. Tapi bagi yang berprestasi kan itu penghargaan," lanjutnya.

Walaupun beberapa sekolah diburu warga luar, pihaknya harus berpihak terhadap kepentingan warga Cimahi.

"Kita terhambat dengan zonasi, misalnya siswa ingin masuk sekolah SMP 1 tapi jarak rumahnya jauh, ya gak bisa daftar, kecuali dia punya prestasi, kalau prestasi kan boleh milih dimana saja, tanpa dibatasi dengan jalur zonasi," jelasnya. 

(Anas)